Gamelan, Seni Musik Indonesia yang Kini Sudah Mendunia

Gamelan, Seni Musik Indonesia yang Kini Sudah Mendunia

Gamelan, Seni Musik Indonesia yang Kini Sudah Mendunia

Cnczol. – Kali ini kita akan belajar mengenai kesenian daerah tepatnya mengenai musik Gamelan yang asalnnya dari beberapa bagian daerah di Indonesia yakni Jawa, Bali dan Sunda. Masrakat Indonesia sudah pasti tau tentang Gamelan karena begitu ppopuler baik dalam bahkan luar negeri sekalipun. Para seniman tanah air juga seringkali melakukan pementasan budaya tradisional di beberapa negara atau keliling dunia sekalipun dengan memainkan alat musik tersebut. padahal sudah sampai terkenal dan membuat wisatawan asing penasaran ingin memelajarinya tetapi kurang diminati oleh generasi muda kita.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Alasan klasik pertama dan paling utama yaitu karena terpengaruh perkembangan musik atau budaya asing yang dipandang lebih menarik. Padahal bangsa di Eropa ataupun Amerika juga berlaku sama dimana mereka berusaha melestarikan seni dan budaya dari negara sendiri serta berusaha mempromosikannya. Lalu mengapa kita tidak menerapkannya juga terhadap bentuk kesenian tradisional supaya tetap lestari dan tidak mudah punah seperti sebagian besar seni lainnya? Sebut saja terater rakyat ketoprak, ludruk, Topeng Menor, tarian Ronggeng dan sebagainya. Jangan sampai musik fenomenal yang sudah ada sejak zaman kerajaan dahulu kala ini ikut mengalami kepunahan.

Sejarah dari Seni Alat Musik Gamelan

Gamelan memang tak dimilliki oleh rakyat Jawa saja melainkan juga Sunda serta Bali namun dengan ciri khas alunan musik berbeda. Kalau khas Jawa sifatnya lebih lembut, halus, lamban sementara untuk Provinsi Bali dibuat gaduh, bergemuruh, dan nadanya cepat. Kemudian di daerah Sunda, Gamelannya didominasi suara seruling bambu dengan jenis musik mendayu-dayu.

Berdasarkan sejarahnya sendri Gamelan diambil dari Bahasa Jawa yaitu gamel berarti memukul atau menabuh dan diakhiri dengan tambahan an yang membuatnya jadi kata benda. Kemunculannya sudah ada sejak beberapa abad silam, sebelum masa penjajahan di Indonesia. Tepatnya di saat persebaran agama Hindu Budha pertama kali ke beberapa kerajaan tanah air. Kemudian seiring berkembangnya zaman, Gamelan mengalami perubahan karena bercampur dengan budaya lain dan disesuaikan dengan lingkungan rakyat suatu daerah. Itulah sebabnya mengapa terdapat tiga macam jenis musik Gamelan dengan ciri khas, keunikan dan karakter alunan nada bahkan instrumen masing-masing.

Instrumen Gamelan yang Seriing Dijumpai

Tak lengkap rasanya kalau hanya paham tentang paengertian dan jenis musik Gamelan saja tanpa mengetahui beberapa alat atau instrumen yang dipakai. Mengingat macam instrumen tersebut yang membedakan antara jenis Gamelan Bali, Jawa, atau Sunda. Anda dapat perhatikan penjelasan singkat mengenai beberapa alat musiknya di bawah ini:

  1. Saron, Peking dan Demung

Ketiga instrumen ini sangat penting dan wajib ada pada Gamelan. Bentuknya memanjak, mempunyai bilah-bilah sebagai resonator yang disusun diatas kayu. Cara memainkannya dipukul dengan sebuah alat khusus terbuat dari kayu dan bagian atasnya diberi lapisan kain.

  1. Kempul dan Gong

Anda pasti tau yang namanya Gong, instrumen musik berukuran besar, bentuknya pipih, bulat, terbuat dari kuningan atau material keras khusus. Apabila dipukul maka suaranya menggema sampai ke seluruh ruangan sehingga membuat suasana sekitar menjadi mistis. Pada zaman dulu, gong dipakai untuk mengumpulkan para tamu kerajaan, tanda pengumuman, menarik perhatian, dan lain sebagainya. Pada musik Gamelan sendiri dibagi menjadi dua macam yaitu gong ageng atau besar dan siyem atau kecil. Sementara itu kempul mempunyai ukuran kecil-kecil yang fungsinya sebagai pengantar lagu gendhing.

  1. Bonang

Bonang punya dua macam jenis yaitu barung dan panerus dengan fungsi masing-masing. Instrumen ini biasanya dimainkan pada pembukaan ansambel dengan ciri khas oktafnya tinggi dan nadanya cepat.

  1. Kenong

Kenong hampir miripp gong tetapi disusun secara horizontal pada bingkai terbuat dari kayu. Memainkannya juga dipukul-pukul dengan sebuah alat khusus secara berulang kali.

Beberapa instrumen lain dari musik Gamelan yang fungsinya sebagai pelengkap nada diantaranya ada rebab, seruling, gambang, angklung, gender, siter dan sebagainya.

Fakta Mengenai Musik Gamelan Indonesia

Banyak hal menarik mengenai kesenian musik tradisional yang satu ini, salah satunya populer dan dikenal hingga mancanegara. Bahkan kita seringkali mengirim para seniman profesional dan anak bangsa menggelar pertunjukan akbar di beberapa negara guna mengenalkan sekaligus memamerkan keindahan alunan nada Gamelan, baik Jawa, Sunda, ataupun Bali.

Konon kabarnya Gamelan mulai berkembang pesat di masa Kerajaan Majapahit kemudian disebarluaskan ke berbagai daerah. Bahkan ditemukan pula relief instrumen musik tersebut pada permukaan Candi Borobudur sehingga memperkuat pernyataan kalau usianya sudah sangat tua. Fakta lainnya lagi mengatakan kalau para peneliti dunia penasaran mencari sejarah serta keunikan dari musik tersebut, salah satunya seperti Japp Junst. Ia merupakan musikolog dari Belanda yang membuat teori sendiri mengenai Gamelan.

Musik Gamelan tidak dimiliki oleh negara atau bangsa manapun di dunia, hanya milik rakyat Indonesia semata. Beruntungnya lagi sampai sekarang masyarakat kita masih senang memainkannya dalam berbagai macam acara, khususnya kawinan, khitanan, syukuran, atau memeringati suatu acara besar.